ABCO Sugesti Motivatindo

 




Produk Lainnya, klik disini


Guru Tangguh Berhati Cahaya
  Senin, 28 Juni 2010
SMPN 136 Jakarta Utara
Guru Dahsyat Guru Memikat
  Senin, 28 Juni 2010
MI. Al-Azhar Asy-Syarif Jakarta
Outbound Character Building
  Sabtu-Minggu, 26-27 Juni 2010
Magister Manajemen Universitas Tridinanti Palembang
 

Event lainnya, klik disini

 


Testimonials
Iwan - Koreografer Tari Anak Indonesia

Saya menderita diabetes sehingga mengakibatkan jika berjalan terasa berat, setelah saya di terapi ASP Alhamdulillah saya bisa berjalan dengan normal dan beraktivitas kembali sebagai koreografer tari anak nasional. ... (detail)


   



TERIMA KASIH

Penulis : ARIS AHMAD JAYA

Malam itu, sekitar pukul 11.30 malam, seorang wanita negro berdiri di samping mobilnya yang mogok. Waktu itu hujan deras, dan jalan itu sepi sekali. Beberapa kali wanita itu mencoba menumpang 1-2 mobil yang lewat dengan cara melambaikan tangannya, tetapi mobil-mobil itu berlalu begitu saja.

Di tengah keputusasaannya, dia mencoba untuk tegar. Dia kembali melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Dinginnya air  yang mengguyuri tubuhnya yang mulai demam tak digubris, ia tetap melangkah.

Tiba-tiba ada pejalan kaki, seorang pria kulit putih berlari mendatanginya. Tanpa mempedulikan konflik kulit hitam dan kulit putih yang sedang berkecamuk, pria kulit putih itu mencoba menawarkan diri untuk menolong si wanita kulit hitam. Saat itu adalah sekitar tahun 1965, dimana ras menjadi materi utama perpecahan di Amerika.

Pria kulit putih itu lalu mencarikan wanita negro itu sebuah taksi, memberinya petunjuk arah ke mana ia harus turun, dan membayar dimuka ongkos taksi itu. Sebelum taksi itu pergi, si pria sempat memberi wanita negro itu kartu namanya, hanya sebagai referensi jika wanita negro itu tersesat atau menemui masalah di jalan.



Seminggu kemudian, pria itu dikejutkan dengan sebuah ketukan keras di pintu. Ternyata, petugas kurir – lengkap dengan mobil pickup-nya telah berhenti di depan rumah. Mobil itu mengangkut TV warna yang besar dan tape stereo. Dua benda yang sangat mewah waktu itu. Di TV warna itu ditempeli secarik tulisan seperti berikut:

Yth. Bp. James,

Terima kasih telah menolong saya malam itu. Pertolongan dan bimbingan bapak waktu itu sangat berarti bagi saya, bukan hanya sekedar melindungi saya dari deras hujan, tetapi juga telah berhasil membangkitkan saya dari keputusasaan.
Karena pertolongan anda, saya bisa menemui suami saya yang sedang kritis di rumah sakit. Jika waktu itu saya terlambat 10 menit saja, maka saya tidak akan pernah berjumpa lagi dengan suami selamanya. Berkat pertolongan bapak, saya bisa melihat dan menemani suami saya di saat-saat terakhirnya.

Semoga Tuhan melindungi dan memberkati Bapak.

ttd.

Mrs. Nat King Cole


(Dari “One Touch – One Million Grace”, oleh Paul A, 2002)


Di satu sisi.. aku ingin memiliki ketulusan dan kepedulian seperti pria itu..
tetapi di sisi lain, aku juga ingin menjadi seperti Mrs. Nat King Cole
yang mampu membalas berlipat ganda atas kebaikan yang aku terima.

 

WWW.CERITANSPIRASI.NET

 
Send to Friends
Print Artikel

 

Artikel Lainnya:

3 X 8 = 23
CINTA TANPA SYARAT
SEPATU RAJA
BERJIWA BESAR
MEJA KAYU
SEORANG PENARI
Menggali dan Melejitkan Potensi Diri
sebelum kamu mengeluh...
HADAPI MASALAH DENGAN MENGHADAPI
BERLARI... atau... GIGIT JARI


Daftar Artikel Lengkap

 

Home | Profile | Services | Products | Events | Articles | Trainers | Testimonial | Gallery | Contact

Copyright © 2009 ABCo Sugesti Motivindo. All Rights Reserved.
Design by Supriyanto (PRIEMEDIA)